Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

DULU


Ku merasa seperti sebuah buku yang terbuka dan hanya terbaring di atas meja

Dan sadarkah aku bahwa banyak orang hanya melihat dan mengambil kebaikanku

Tapi ku bersyukur, masih bergunanya diri ini untuk orang lain

Selanjutnya ku berjalan melalui lorong-lorong kecil dan ku lihat sekeling

Lalu kadang-kadang ku dengar suara angin berkejaran penuh rahasia

Di saat itulah kumulai terbangun, bahwa diri ini hampa


Aku merasa seperti sendiri di ruang angkasa sana

Hinggalah aku merasakan rasa takut yang telah  tertulis di wajahku.

 “Ada yang kurang” kata lubuk hati dalam diri

Terpikir oleh ku yang selalu bertanya “kurang apa diri ini”

  
“Cinta” kata jiwa-jiwa yang tak tenang setelah melihatmu yang indah ku anggap kau

Bagaimana aku dapat menyembunyikan perasaanku seperti awan menyembunyikan bulan?

Setelah hujan reda, mengapa begitu sulit bagi saya untuk melupakanmu indah?

Aku berharap pada bintang jatuh, bolehkah aku menjatuhkan perasaanku


Dan ku ingin suatu hari nanti kau menjadi indahnya penerang hati gelapku

Tak sampai di situ, aku mengejarmu dan selalu berlari untukmu

Indah, kau pasti tahu apa yang kurasakan dan ku inginkan

Jangan buat aku menyerah dan melemah


Hidup ini selalu akan bersemangat entah tanpamu atau bersama mu

Namun aku memlih bersamamu dan tidak menyerah

Karena aku telah jatuh cinta pada mu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar